Ini nih tanda-tanda puber kedua. mulai labil (lagi).
Setelah kurang lebih sebulan didoktrin sama teman tersayangku, Sherly Wulandari, buat nontonin Exo, akhirnya sibuk cari sana sini soal mereka, especially Kris, dwejang a.k.a leader of Exo-M. Tatapan matanya…..bikin ga nahan….kyaaaa kyaaa kyaaaaa *teriak-teriak sambil jungkir balik* (Astaghfirullah, istighfar ukhti! ghadul bashar)
hahaha….tapi benar ya Allah, saya hanya berniat memuji ciptaan-Mu, apa daya bila akhirnya banyak godaan yang membuat saya khilaf #ngeles
Karena sakit, salah satu hal yang ga penting yang saya lakukan (untuk lebih jelas baca post sebelumnya) adalah bikin animasi gif dari si empunya wajah tampan ini (baca:Kris). Alhasil, dapet empat gif yang diambil dari MV mereka, yaitu History dan MAMA. Setelah selesai, malah bikin saya berimajinasi kayak ababil.
Ini nih hasil imajinasi saya waktu lihat gif hasil karya saya :D
Kris: I kept thinking all night
Kris: Would you be my girl?
Me:NO!
Kris: Why??? (menunjukkan tatapannya yang seperti ini)
Me:No… No one else that I want more than you =’)
Kris:*sigh* Please, no more shaking like that
Kris: My heart be breaking
Me: I would never do it again. I promise, I’ll keep your heart forever
Hwahahahahaha…….bener-bener deh! berasa jadi anak SMP lagi.hehehe.. Ga apalah, hitung-hitung pengobatan buat raga dan hati yang sedang sakit. Lagian, jarang-jarang buat postingan dengan gaya kayak gini. Anggap saja ini khayalan saya pas dilamar orang #mimpi #ngarep
nb: animasi gif yg ketiga, “Why???”, bukan hasil karya saya. kalo ga salah inget ambil dari postingan orang di thread EXO di indowebster :D
Sebetulnya saatini saya sedang dilanda cacar di sekujur tubuh saya. Padahal deadline skripsi tinggal satu bulan lagi T_T. Apa bisa ya saya kejar??? Tapi, bukannya jadi giat bikin bab 1-3, malah sibuk browsing hal-hal ga penting -___-“. paling tidak, malam ini ada satu paragraf yang diketik *menghibur diri*
Ya sudahlah!toh tak ada yang bisa diubah. Biarlah Dia yang menentukan jalan hidupku, karena itu pasti yang terbaik :) Arrahmanirrahim. Allah Maha Penyayang lagi Maha Pengasih. Yakin saja ada hikmah di balik semuanya.
Wish me get well soon *doa*

Waktu lagi cari foto-foto lama, ketemu kumpulan foto waktu SMA. Foto di atas diambil waktu masih duduk di kelas X. Waktu itu, kami tiga bersaudara (kakak pertama, kakak ketiga, dan gue si bungsu) lagi nganterin ayah dan mama ke asrama haji. Pertama kali lihat foto ini, langsung mikir kalo ni foto “UNIK”. UNIK bukan karena ekspresi gue dan kakak gue yang jadi fokus. Tapi karena ketika lihat barisan belakang, ada ayah dengan gaya yang “ga biasa”. Jadi inget kalo ayah (alm.) memang orang yang menarik. Beliau punya cara sendiri dalam bercerita, sampai bisa buat orang lain percaya sama ceritanya yang sebenernya cuma lelucon. Karena itu, gue merasa bahwa foto ini sekilas bisa memperesentasikan sosok beliau di kehidupan nyata. Setidaknya foto ini bisa memberikan ingatan tentang beliau yang mungkin terkadang terlupakan.
31 Desember 2011
Untuk laki-laki pertama yang kucintai dalam hidupku,
aku masih ingat bahwa hari ini adalah hari lahirmu. Bila kau masih di sini, mungkin hari ini akan kita habiskan bersama layaknya tahun-tahun yang lalu. Banyak yang ingin aku hadiahkan untukmu, tapi nyatanya semua masih sebatas rencana. Maaf bila belum dapat kutuntaskan.
Untuk laki-laki pertama yang kucintai dalam hidupku,
banyak kenangan bersamamu yang terus terlintas. Aku ingat bahwa kau selalu merawatku, mengikat rambutku, merapikan pakaianku, mengantar dan menjemputku, menemani tidurku, atau bahkan mendengar ocehanku. Aku iri ketika melihat mereka masih bisa merasakan semua itu. Tapi kau tak perlu cemas, aku mampu untuk tetap tegar.
Untuk laki-laki pertama yang kucintai dalam hidupku,
aku merindukan sosokmu yang tampak gagah dan bersahaja. Aku selalu teringat akan dirimu yang senantiasa disukai anak-anak dan selalu dihormati keluargamu. Kau laki-laki yang nyaris sempurna bagiku, karena itu aku terus berusaha untuk menjadi orang yang bisa kau banggakan.
Untuk laki-laki pertama yang kucintai dalam hidupku,
bila nanti aku telah menemukan masa depanku, kutahu kau pasti kecewa karena tak bisa mendampingiku. Di hari penting itu, air mata ini akan jatuh mengingat dirimu. Tapi kuharap di sana kau merestuiku.
Untuk laki-laki pertama yang kucintai dalam hidupku,
Pecayalah bahwa kau tetap laki-laki pertama yang kucintai dalam hidupku, Ayah.
matahari itu mulai muncul di belahan bumi lain
mengantarkan akhir dan menyambut awal
untaian mutiara cinta bersenandung
harapan untuk mimpi yang indah
untuk masa depan,
izinkan asa ini nyata
agar dapat kubagi kisah
sebagai bingkisan untukmu
wahai masa depan,
rawat rahasiaku hingga ia tumbuh
tumbuh di sampingku
dalam masa depanku